Selasa, 02 Januari 2024

It's ok to cry when you sad

Agaknya aku harus mengulang-ulang kalimat ini untuk diriku sendiri setelah mengatakannya pada anakku


Beberapa hari ini dadaku sesak sekali, rasanya air mataku membatu karena terlalu lama ku tahan-tahan supaya tak keluar.


Aku membiarkan diriku membohongi jiwaku bahwa semuanya baik-baik saja, padahal aku babak belur di dalam. Mengerang kesakitan dalam diam.


Terkadang aku berangan-angan, Apa semuanya akan sama jika aku yang pergi dan kau yang tinggal?


Apa kau juga akan sama dibencinya? apa kau akan merindukanku layaknya aku yang terus memikirkanmu 2 tahun terakhir ini? Apa kau juga akan sering menyebut namaku supaya anak-anak tak lupa padaku?


Sungguh, aku ingin buru2 menyingkirkan pikiran2 gila itu, supaya aku tak membencimu, karena kamu orang baik yang pergi sedang aku adalah orang jahat yang tetap tinggal dan bertahan


Jumat, 07 Juli 2023

Kamu dan bulan juli yang tak pernah mudah dilewati

Ada masa aku membenci diriku dan mulai berandai-andai dalam sendiri. Seandainya aku tidak memohon padamu untuk pergi bersamaku ke Rumah sakit kala itu. apa itu akan mengubah keadaan? apa itu akan membuatmu tetep tinggal dengan kami di sini? apa jika aku yang pergi, kamu akan sama dibencinya oleh keluargaku, seperti aku yang dibenci oleh keluargamu?

Sejujurnya semalam aku bermimpi tentangmu, melihatmu kembali dengan senyuman, lalu memelukku yang terpaku sambil menangis

"Aku pulang"
"Apa kamu benar pulang?" tanyaku dengan suara gemetar
"Iya, aku pulang, kamu jangan sedih2 lagi"
"Jangan pergi lagi ya"

Kamu cuma tersenyum sambil mengusap rambutku pelan, aku membenamkan kepalaku pada dadamu, sungguh hangat dan menenangkan sekali kala itu.

Hp disamping kasur berderit, alarm membangunkanku pukul 4 pagi, suara mengaji di mushola sayup-sayup terdengar. Aku mengerjapkan mata. menatap sekitar kamar dalam remangnya lampu tidur, Zee mengulat dan bergumam "Ibuk nene" aku menepuk-nepuknya pelan . Aku menunduk ke kasur bawah, El masih nyenyak dengan posisi di pinggir kasur hampir terjatuh. Dia mirip aku, tingkah tidurnya sungguh masyaallah, No doubt, he got my DNA :)

Aku masih mengumpulkan nyawa saat adzan subuh berkumandang. Ada rasa sesak yang susah di ungkapkan saat mengingat mimpiku tentangmu. 

"Kamu bohong yah, katanya kamu pulang" Aku berbisik dengan isak yang tertahan. "Atau mungkin kamu beneran pulang, hanya saja aku gak tau?"

Kini aku mulai menyadari, melewati juli memang tak pernah mudah ~~~

Selasa, 26 Mei 2015

Terima kasih

Dear aa,

Terima kasih...
Terima kasih untuk mau jadi suamiku
Terima kasih untuk mau menerimaku dengan segala kekurangan yang aku miliki.
Terima kasih telah menjadi suami dan ayah yang baik untuk keluaga kecil ini,
Terima kasih untuk mau begadang dikala aku sakit atau di kala anak kita sakit
Terima kasih...

*Bentar ambil tisu dulu* *ngelap pipi yg tiba2 basah*

Terima kasih untuk selalu berusaha adil, menengahi diantara 2 wanita yang kau kasihi, aku dan ibumu, meski aku tau itu sangat sulit untuk berada di tengah2 omelan kami :)
Terima kasih untuk ada dan selalu bersedia memelukku dikala aku butuh pelukan
Terima kasih untuk selalu membuatku menangis dan tersenyum hampir di satu waktu
Terima kasih untuk menjadi sahabat seumur hidupku
Meski kadang aa ngeselin dan tengil, tapi aa tetep nomor satu
Mohon untuk tetap seperti itu. I love you

Terima kasih :')

Senin, 02 Februari 2015

Cinta yang berbeda bentuknya



Cinta yang berbeda bentuknya, adalah ketika kau mencintai seseorang yang bukan kekasihmu, bukan keluargamu juga bukan kerabat dekatmu. dia hanyalah orang asing yang tak sengaja kau temui dijalan hidupmu. ketika kau tersandung dan tepincang karena batu kerikil yang tak sengaja kau injak,maka ia tak segan membantumu berdiri.

Disaat kau jenuh dengan hidupmu yang itu2 saja, ia adalah orang pertama yang kau tuju untuk bekeluh kesah. ia pula orang yang kau kabari pertama kali ketika bahagia menghampirimu. saat cowok yang kau taksir menyatakan cinta padamu, saat kekasihmu melamarmu dihadapan orang tuamu, pun saat hari pernikahanmu. ia adalah orang pertama yang sangat kau ingini untuk hadir disaat bahagiamu itu

Dia adalah orang yang bisa membuatmu menjadi diri sendiri tanpa harus repot-repot memakai topeng hanya untuk terlihat cantik atau sempurna. dia adalah seseorang yang kau sebut sahabat. seseorang yang membuatmu nyaman dan bisa berbagi apa saja. tanpa perlu dongkol meski ia menertawakanmu karena sikap bodohmu.

Sayangnya, cinta yang berbeda bentuknya ini mungkin pula akan berbeda dengan seiring waktu. jika bukan kamu yang berubah maka dia yang akan berubah, atau bisa jadi kalian berdua yang akan berubah. waktu tak kan berhenti berjalan menunggu kalian yang saling mengasihi atas nama persahabatan dan kenyamanan. waktu tetap akan berjalan angkuh meninggalkan kalian dengan kenangan2 yang berusaha di rangkul dengan erat. yang suatu saatpun akan pudar dengan perlahan.

Hari ini, ketika aku telah menjadi wanita yang berbahagia. dengan suami yang merangkulku kala lelah, juga bersukaria karena berita dua strip merah yang aku ceritakan tempo hari. aku merasa sepi. bukan kawan, bukan karena aku tak bersyukur karena kebahagiaanku yang melimpah ruah ini. tapi karena aku merasa jauh dan asing dengan sosok yang biasanya menemaniku menempuh bahagia dan sedih bersama

Dia dekat, dekat sekali. bisa kutemukan dia disosial media. dimedia chating, twitter, facebook bahkan blog. tapi entahlah... seperti ada jarak tak tampak,layaknya tembok yang begitu tinggi yang menghalangi kami. maka bolehkah kusebut itu dengan komunikasi?

Jika diibaratkan,kami ini seperti dua orang asing yang baru bertemu, begitu kaku untuk memulai pembicaraan. sampai akhirnya kami, cuma bisa saling berkata hai. lalu diam kembali untuk waktu yang lama.

Semoga kelak aku bisa kembali merengkuhnya. dengan canda dan tawa yang sama. entah bagaimana caranya. biar Tuhan yang mengatur jalannya nanti. kita tunggu saja waktunya tiba.

Yang sedang rindu sahabatnya,
El Arifah


#latepost #draftlama


Jumat, 28 Maret 2014

Cinta itu...

Cinta itu, ketika kau mengucap ijab dan para saksi mengabulkan, dan seketika itu pula, kita akan membawa jiwa dan raga kita sampai akhir hayat bersama, berjanji untuk selamanya

Cinta, adalah ketika aku tidur di dekapanmu, mendengar irama jantungmu dalam pejaman mata,lalu kedamaian menghampiriku

Cinta itu, ketika kita saling membelakangi agar tak saling melihat kesedihan dimata satu sama lain, meski rindu membuncah tapi rasa sakit mengalahkannya,hingga lamat2 kau memelukku dalam diam, dan kuputuskan untuk menggenggam tanganmu erat dan dalam

Cinta...
adalah debaran ketika aku membaca 2 strip test pack yang kita beli tempo hari sepulang kerja, dan kau tertawa, memelukku hangat lalu mengecup keningku manja. Ya... itu cinta

Dan aku harap kita, bisa memupuknya hingga akhir hayat kita, selamanya...