Agaknya aku harus mengulang-ulang kalimat ini untuk diriku sendiri setelah mengatakannya pada anakku
Beberapa hari ini dadaku sesak sekali, rasanya air mataku membatu karena terlalu lama ku tahan-tahan supaya tak keluar.
Aku membiarkan diriku membohongi jiwaku bahwa semuanya baik-baik saja, padahal aku babak belur di dalam. Mengerang kesakitan dalam diam.
Terkadang aku berangan-angan, Apa semuanya akan sama jika aku yang pergi dan kau yang tinggal?
Apa kau juga akan sama dibencinya? apa kau akan merindukanku layaknya aku yang terus memikirkanmu 2 tahun terakhir ini? Apa kau juga akan sering menyebut namaku supaya anak-anak tak lupa padaku?
Sungguh, aku ingin buru2 menyingkirkan pikiran2 gila itu, supaya aku tak membencimu, karena kamu orang baik yang pergi sedang aku adalah orang jahat yang tetap tinggal dan bertahan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar